KONSEP IKHLAS DALAM KAJIAN TEMATIK HADIS: ANALISIS TERHADAP MAKNA, DIMENSI, DAN IMPLIKASI PENDIDIKAN SPIRITUALITAS ISLAM
Keywords:
Ikhlas, Pendidikan Spiritualitas Islam, Kajian Tematik HadisAbstract
Penelitian ini mengkaji konsep ikhlas dalam perspektif kajian tematik hadis (maudhū'ī) dengan fokus pada analisis makna, dimensi aplikatif, dan implikasinya bagi pendidikan spiritualitas Islam.
Melalui pendekatan kualitatif dengan metode kajian kepustakaan (library research) dan teknik takhrij al-hadits, penelitian ini mengeksplorasi tiga hadis utama yang bertemakan keikhlasan beragama.
Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep ikhlas memiliki dimensi semantik yang kaya: secara leksikal berarti kemurnian dan kebersihan dari unsur asing, sedangkan secara terminologis merujuk pada pemurnian seluruh tindakan hanya untuk Allah semata, bebas dari motif riya', sum'ah, dan syirik. Analisis tematik terhadap hadis-hadis tersebut mengungkapkan bahwa ikhlas berfungsi sebagai (1) prinsip teologis yang mendasari validitas ibadah, (2) paradigma etis yang membentuk orientasi moral dalam interaksi sosial, dan (3) jaminan soteriologis yang menentukan nasib individu di akhirat. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pemahaman konseptual tentang ikhlas yang melampaui makna populer, serta menegaskan relevansinya sebagai pondasi spiritualitas Islam yang komprehensif dan lintas-dimensi. Implikasi praktis penelitian ini menekankan urgensi internalisasi ikhlas dalam kehidupan beragama sebagai respons terhadap tantangan materialisme dan formalisme religius kontemporer.




