POSISI DAN PERAN TEKNOLOG PEMBELAJARAN DALAM TRANSFORMASI PENDIDIKAN ABAD KE-21: KAJIAN KONSEPTUAL BERBASIS KAWASAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN

Authors

  • Khalid Hasan Minabari IAIN Ternate Author

Keywords:

teknologi pembelajaran, teknologi pendidikan, kawasan AECT, integrasi TIK, mobile learning

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mengubah lanskap pendidikan secara mendasar, namun pemanfaatannya di Indonesia masih diwarnai sejumlah problematika: televisi lebih banyak menyajikan hiburan ketimbang edukasi, teknologi mobile lebih banyak digunakan untuk mobile leisure daripada mobile learning, multimedia kerap disalahgunakan, integrasi TIK di sekolah masih pada tahap applying menuju integrating, praktik pembelajaran masih bersifat teacher-centered, serta pemanfaatan e-learning dan performance technology di level organisasi belum optimal. Artikel ini bertujuan mengkaji secara konseptual posisi dan peran teknologi pembelajaran dalam merespons problematika tersebut dengan merujuk pada lima kawasan teknologi pendidikan menurut Association for Educational Communications and Technology (AECT), yaitu desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, dan evaluasi. Kajian dilakukan melalui studi literatur naratif (narrative literature review) terhadap sumber primer definisi AECT serta literatur nasional dan internasional terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknolog pembelajaran memiliki posisi strategis dan peran yang dapat dipetakan secara sistematis pada tujuh ranah persoalan pendidikan di Indonesia, yaitu media massa (televisi), teknologi mobile, multimedia, integrasi TIK persekolahan, transformasi pembelajaran teacher-centered menuju student-centered, pengembangan e-learning, dan peningkatan kinerja pada level organisasi (learning organization) melalui pendekatan human performance technology. Peran tersebut hanya dapat dijalankan secara efektif melalui konvergensi profesi dengan pemangku kepentingan lain. Artikel ini merekomendasikan penguatan kompetensi lintas kawasan bagi teknologi pembelajaran serta dukungan kebijakan kelembagaan agar profesi ini dapat berkontribusi optimal dalam transformasi pendidikan nasional.

References

Association for Educational Communications and Technology (AECT). (2004). The definition of educational technology. Association for Educational Communications and Technology.

Astarini, D. (2017). Studi dampak tayangan televisi terhadap perkembangan perilaku sosial anak. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1).

Budiman, H. (2017). Peran teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 75–83.

Chaeruman, U. A. (2009). Posisi dan peran teknolog pembelajaran [Materi Seminar Nasional Peningkatan Teknologi Pendidikan]. Universitas Pendidikan Ganesha. http://www.teknologipendidikan.net/?p=420

Chaeruman, U. A., Nursetyo, K. I., Novela, G. T., & Utami, R. (2025). Evolusi definisi teknologi pendidikan dari masa ke masa: Kajian literatur sistematik terhadap definisi menurut AECT sejak tahun 1960 sampai dengan 2025. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 8(1), 116–127. https://doi.org/10.21009/JPI.081.11

Farida, F. (2025). Mobile learning dalam pembelajaran: Tinjauan sistematis untuk pengembangan pembelajaran digital pendidikan agama Islam. Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6(4).

Januszewski, A., & Molenda, M. (Eds.). (2008). Educational technology: A definition with commentary. Lawrence Erlbaum Associates.

Martin, F., & Kumar, S. (2022). Educational technology in the age of AI: Redefining practices and ethical implications. British Journal of Educational Technology, 53(6), 1350–1365. https://doi.org/10.1111/bjet.13261

Millah, D. (2015). Audience centered pada metode presentasi sebagai aktualisasi pendekatan student centered learning. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 10(2), 373–398. https://doi.org/10.21043/edukasia.v10i2.794

Nisa, A. K., Tinofa, N. A., Noptario, N., & Abdullah, F. (2024). Transisi pembelajaran teacher centered menuju student centered: Penguatan literasi teknologi siswa sekolah dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(4).

Prasojo, L. D., Habibi, A., Mukminin, A., Sofyan, S., Indrayana, B., & Anwar, K. (2018). Building quality education through integrating ICT in schools: Teachers' attitudes, perception, and barriers. Quality Assurance in Education, 26(2), 259–277.

Reiser, R. A. (2012). What field did you say you were in? Defining and naming our field. TechTrends, 56(1), 45–51. https://doi.org/10.1007/s11528-011-0550-7

Reiser, R. A., & Dempsey, J. V. (2017). Trends and issues in instructional design and technology (4th ed.). Pearson.

Robinson, H. A., & Aristeidou, M. (2021). The role of learning technologies in digital inclusion. Computers & Education, 165, 104151. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2021.104151

Seels, B. B., & Richey, R. C. (1994). Instructional technology: The definition and domains of the field. Association for Educational Communications and Technology.

Spector, J. M. (2015). Foundations of educational technology: Integrative approaches and interdisciplinary perspectives (2nd ed.). Routledge.

UNESCO. (2023). Education in a post-COVID world: Nine ideas for public action. UNESCO. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000374802

Van Tiem, D. M., Moseley, J. L., & Dessinger, J. C. (2012). Fundamentals of performance technology: A guide to improving people, process, and performance (3rd ed.). International Society for Performance Improvement.

Downloads

Published

2026-07-02